Jacinta F. Rini bersama tim e-psikologi.com dalam tulisan berjudul "Pensiun dan Pengaruhnya" merumuskan beberapa kiat memasuki masa pensiun yang perlu diperhatikan agar masa pensiun dapat Anda jalani dengan penuh kebahagiaan, yakni sebagai berikut:
1. Yang paling utama adalah Anda harus menghadapinya dengan rileks. Ketegangan dan kecemasan tidak akan menjadikan segalanya lebih baik. Anda bisa bercermin dan belajar dari pengalaman keberhasilan dan kegagalan di masa lalu untuk jadi bahan rencana masa depan.
2. Banyak tersenyum dan tertawa akan membuat Anda punya banyak teman yang memberikan keceriaan dalam hidup.
3. Jangan terburu-buru dalam menjalani hidup. Sebaliknya, nikmatilah setiap momen yang berlalu dalam hidup Anda, agar bisa mensyukuri dan merasakan kenikmatan hidup yang sesungguhnya.
4. Buatlah rencana kegiatan Anda setiap hari.
5. Lakukan kegiatan sosial yang menarik dan mulailah meniti karir dalam kehidupan pasca-pensiun disertai optimisme bahwa hidup Anda akan menjadi jauh lebih baik lagi daripada sebelumnya.
6. Jangan suka berdiam diri atau membiarkan diri menganggur dan melamun karena hanya akan membangkitkan emosi dan pikiran negatif saja.
7. Hilangkan kesepian dan libatkan diri Anda dengan orang-orang terdekat.
8. Jagalah kondisi dan kesehatan tubuh Anda dengan cara rajin berolahraga dan diet yang baik agar tidak jatuh sakit.
9. Kurangi dan hilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi makanan berlemak tinggi, mengonsumsi minuman beralkohol atau junk food.
10. Pergilah mengunjungi tempat-tempat menarik bersama pasangan ataupun teman-teman/sahabat Anda.
11. Hubungi teman-teman Anda baik melalui surat, email ataupun telepon. Mungkin saja ada sesuatu yang baru dan menarik yang bisa Anda dapatkan.
12. Pertahankan dan kembangkan hobi yang selama ini tidak sempat terlaksana atau ditekuni karena keterbatasan waktu.
13. Bacalah buku-buku yang membangkitkan motivasi Anda.
14. Berolahraga atau melakukan kegiatan yang sifatnya santai untuk menjalin kebersamaan dengan teman-teman juga sangat baik dilakukan.
15. Jika memungkinkan, ambil kursus singkat yang menarik dan menunjang hobi atau malah dapat membantu meningkatkan keterampilan yang diperlukan untuk menekuni usaha baru.
16. Jangan lepaskan kebiasaan doa Anda dan luangkan waktu setiap hari beberapa kali untuk berbincang-bincang dan berdiskusi dengan Tuhan.
17. Jangan biarkan pesimisme menguasai pikiran dan perasaan Anda.
18. Coba perhatikan sekitar dan lihatlah, siapa yang sedang membutuhkan perhatian Anda dan selama ini terluput karena kesibukan. Carilah pula, bagian mana dari hidup Anda yang perlu dibereskan. Meski keluarga tidak pernah meminta bantuan Anda secara langsung, bukan berarti tidak dibutuhkan. Untuk itu, jadilah orang pertama yang berinisiatif untuk terlibat dalam kegiatan rumah tangga.
19. Cobalah untuk memikirkan bisnis atau usaha baru, atau mulailah memikirkan pekerjaan baru yang lebih cocok dengan usia dan hobi Anda. Jika perlu, ajaklah anggota keluarga atau teman-teman terdekat ANda untuk terlibat di dalamnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar